KOMPOSIT MYCELIUM

Kekuatan bangunan, selain dari segi struktur, juga ditunjang oleh elemen dinding. Kini makin banyak alternatif material bangunan. Selain bata merah, batako, bata ringan, ada juga papan semen fiber, papan kayu olahan, perforated metal, bata bioseluler, bata serat tanaman, bata limbah batubara, dan masih banyak lagi material lain yang diteliti di berbagai belahan dunia. Semuanya demi memenuhi kebutuhan manusia. Untuk itu, pada tahun 2015 ada sebuah perusahaan startup asal Bandung Indonesia, yaitu Miko Bahtera Nusantara (Mycotech), yang mencoba menggabungkan jamur dan limbah untuk menjadi Komposit Mycelium.
Apa Mycelium dan Komposit Mycelium itu?
Mycelium adalah bagian vegetatif dari jamur, yang menyerupai tabung tipis yaitu hifa. Sedangkan komposit adalah material yang dibentuk dari dua atau lebih material baku dengan tujuan memiliki sifat mekanik lebih kuat dari material pembentuknya. Dan Komposit Mycelium yang dimaksud adalah campuran material mycelium hifa jamur dan limbah pertanian (serbuk kayu, tandan kosong, kelapa sawit, ampas serat tebu, dan sebagainya) untuk menghasilkan material baru yang memiliki sifat mekanik lebih kuat dari material penyusun.



Selama ini jamur seringkali menjadi bahan makanan, salah satunya tempe. Terinspirasi oleh hifa jamur yang mengikat kuat substrat di bawahnya, ilmuwan mengembangkan Komposit Mycelium menggunakan jamur. Dalam hal ini, mereka menggunakan jamur jenis Basidiomycetes.
Konsep lain yang mirip, adalah pemasangan bata batu alam dan bata merah sejak sebelum 8000 SM. Pekerja memasang dan menata bata berukuran besar dengan perhitungan matang tanpa menggunakan perekat. Lumut yang tumbuh akan merekatkan. Gravitasi bumi akan membuat tekanan. Hasilnya, bangunan pun bisa bertahan hingga ratusan bahkan ribuan tahun.
Proyek Struktural

Berawal dari kekhawatiran mengenai ketersediaan bahan baku bangunan yang semakin tipis, beberapa institusi menggabungkan pengetahuan mereka untuk menyelesaikan masalah ini. Beberapa perusahaan internasional menggandeng Mycotech sebagai partner produksi, kemudian mengikuti sebuah pameran di Seoul, Korea Selatan.
Mereka memamerkan pohon Mycelium. Memanfaatkan material yang regeneratif seperti mycelium dan bambu, serta menggunakan desain berbentuk polyhedral dan diagram tenaga yang menopang secara struktural. Poject yang dibentuk seperti pohon ini berhasil menahan beban 4 ton selama 4 bulan; dengan hasil perekat rangka tetap kokoh dan tidak runtuh.
Meskipun sudah menarik perhatian dunia, untuk menarik masyarakat umum, Mycotech juga membuat Rumah Tumbuh Batam. Mereka berharap masyarakat bisa melihat sendiri contoh rumah berkonsep ramah lingkungan.
Produk Mycotech
Tekstur permukaan mycelium mampu memenuhi kebutuhan para arsitek dan desainer, oleh karena bentuk dan coraknya sangat unik dan dapat memunculkan beragam motif. Beberapa produk Mycotech yang sudah ada di pasaran antara lain Mylea (kulit Mycelium), Arloji dengan tali Mylea, dan Panel Biobo.




Mylea begitu mirip kulit binatang. Dompet Kulit Mylea tampak natural. Arloji berbahan Mylea menjadi buruan kolektor. Sementara Panel Biobo dengan corak alami cocok untuk material bangunan berkonsep estetis.
Mycelium dapat menghantarkan listrik, maka dinding panel Biobo pun bisa langsung terhubung dengan listrik dan wifi, sehingga tanpa perlu instalasi tambahan.
Produk Mycotech belum banyak beredar. Mycotech fokus pada B2B, yaitu terikat menyediakan untuk perusahaan lain. Produk Mycotech mengisi pasar Eropa (Austria, Jerman, Perancis), dan Jepang. Namun jangan khawatir, jika Anda berjalan-jalan ke Bandung, ada toko tertentu yang menjual arloji berbahan Komposit Mycelium.
Penghargaan

Karena inovasi yang mendukung langkah Go Green International, perusahaan Mycotech memperoleh penghargaan Good Indonesian Design Award dan INACRAFT 2019. Mycotech menerima banyak permintaan dari masyarakat pulau-pulau terpencil, misalnya Hawaii. Masyarakat di sana mengeluh karena harga semen sangat mahal, tetapi mereka membutuhkan rumah. Sehingga Komposit Mycelium dapat menjadi solusi karena hanya dengan limbah pertanian, karena menghasilkan bahan bangunan penutup dinding ataupun lantai dengan kemampuan regenerasi.Kini, Mycotech mengemban misi untuk mengubah konsep “Let’s Build Our House” menjadi “Let’s Grow Our House”. Material yang tidak sustainable melalui proses ekstraksi dan mining, kadang melibakan proses animal cruelty. Mindset ini diubah menjadi growing in harvest thing sustainable material for a better world. Jadi, yang tadinya linear, diubah menjadi sirkular.
Ramah Lingkungan
Konsep ramah lingkungan yang ada pada produk Mycotech antara lain:

- Proses produksinya menggunakan sedikit energi
- Mampu meredam perubahan suhu, api dan suara bising
- Ringan
- Allergen-free
- Dapat diatur terang-gelapnya, kekerasan dan kelenturannya
- Memiliki motif yang selalu berbeda
- Menggunakan limbah pertanian dalam prosesnya
Berawal dari tempe yang sederhana, namum mampu menjawab banyak kebutuhan di masa depan sekaligus. Hebat !
Komposit Mycelium belum beredar luas, namun kita mudah menemui bata ringan dan panel lantai. Tiga Mitra Malang memiliki beragam pilihan merk bata ringan dan panel lantai dan bahan bangunan lain berkualitas untuk Anda.
Langsung saja hubungi CS kami untuk konsultasi di hotline berikut ini:

- Telp : (0341) 3059249
- HP/WA : 082132137447 / 081346043858
- Instagram : tigamitramalang
- Facebook : tigamitramalang
Mengapa Harus Membeli di Tiga Mitra Malang?
Tiga Mitra Malang tidak hanya melayani pemesanan secara langsung di toko, namun juga melayani pembelian online. Anda dapat mengunjungi website tigamitramalang.co.id atau platform e-commerce Tokopedia. Pembayaran dapat melalui transfer bank atau sistem pembayaran online di platform e-commerce. Tentunya dengan banyak kemudahan saat transaksi sampai ke pengiriman material dan pengerjaan bangunannya. Kami mengirim ke seluruh wilayah Indonesia. Jangan ragu mempercayakan kebutuhan material bangunan Anda kepada kami. Kepuasan Anda adalah prioritas kami.
Alamat kantor kami :
#tigamitramalang #bataringan #panellantai #mortar #kirimseluruhindonesia #nanggroeacehdarussalam #sumaterautara #sumateraselatan #sumaterabarat #bengkulu #riau #kepulauanriau #jambi #lampung #bangkabelitung #kalimantanbarat #kalimantanselatan #kalimantantengah #kalimantanutara #banten #dkijakarta #jawabarat #jawatengah #daerahistimewayogyakarta #jawatimur #bali #nusatenggaratimur #nusatenggarabarat #gorontalo #sulawesibarat #sulawesiutara #sulawesitenggara #sulawesiselatan #malukuutara #maluku #papuabarat #papua #papuatengah #papuapegunungan #papuaselatan #papuabaratdaya
βμ https://business.facebook.com/3mitramalang/posts/pfbid02iCZib1DTXzetkRGhen1bets2Tq45KmgbQDy8TuscpvAXE4gMih9u1LQ9SPjdsUHsl

